Menu

Rabu, 09 Mei 2018

Memahami Positivisme Generatif Pierre Bourdieu

Pierre Bourdieu adalah salahseorang pemikir Prancis palingterkemuka dan dikenal sebagaisosiolog sekaligus antropolog yang pada masaakhir hidupnya dikenal sebagai jawarapergerakan antiglobalisasi. Karyanya memilikibahasan yang luas tentang etnografidan seni, sastra, pendidikan, bahasa,serta kultural dan televisi. Bourdieu dikenal dengan model paradigma Positivisme Generatif atau Strukturalisme Genetikdengan basis teoritisnya dari berbagai penelitian di Afrika khususnyan Aljazair. Karya utamanya adalah Outline Of a Theory Of Practice (Cambridge University Press, 1977). Teori Bourdieu dibangun dari pertanyaan dasar “bagaimana sebuah masyarakat dengan segala seluk beluknya terbentuk”?. Pertanyaan ini berangkat dari pandangan Bourdie kehidupan sosial sebagai realitas dialektis antara struktur dan agen, sehingga realitas sosial merupakan realitas yang kompleks. 

Secara lengkap artikel ini bisa di download atau baca dibawah ini:

.  

Karya: Khairul Amin 
Mahasiswa Pasca Sosiologi 
Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh

Zaman Euforis Konsumsi: Ketika Ekonomisme Menjadi Sistem Kapitalisme Kompetitif

Meskipun ekonomi borjuis tetap dominan di Amerika Serikat dan kebanyakan Eropa Barat, para pengikut Marx meneruskan tradisi Marxis. Engels menyunting dan menerbitkan volume kedua dan ketiga karya Marx, Capital, diikuti karyanya yang lain hasil suntingan Kautsky, Historis of Economic Doctrine. Setelah itu, perhatian Kautsky terhadap kapitalisme pertanian, Das Finazcapital (1910) karya Rudolf Hilferding, Accumulation of Capital (1913) karya Luxerburg dan Imperialism:The Last Phose of Capitalism (1917) karya Lenin merupakan upaya-upaya untuk mengembangkan karya-karya awal Marx.

Secara lengkap artikel ini bisa di download atau dibaca dibawah ini:

 

Karya: Annisa Nindya Dewi, M.Sos